Tutorial Alamat IP Klasik (Animasi Interaktif 4)

Q1. Apa itu klasifikasi alamat?

Jawaban: Alamat IP dibagi menjadi ID jaringan dan ID host. Ini diklasifikasikan ke dalam 5 kelas: A, B, C, D, E. Pembagian didasarkan pada network mask, panjang tetap bit paling kiri yang ditetapkan untuk ID jaringan dan ID host.

Q2. Bagaimana cara mengklasifikasikan alamat IP?

Jawaban: Alamat IP memiliki 32 bit (4 byte) dan sering direpresentasikan sebagai 4 angka desimal a.b.c.d, satu angka per byte. Setiap nilai angka adalah antara 0 ~ 255. Mereka diklasifikasikan sebagai berikut:

Kelas A: "a" adalah 0 ~ 127. Network ID adalah "a" (digit paling kiri). ID host adalah "b.c.d" (kanan 3 digit)

Kelas B: "a" adalah 128 ~ 191. Network ID adalah "a.b" (2 digit kiri). ID host adalah "c.d" (2 digit kanan)

Kelas C: "a" adalah 192 ~ 223. ID Jaringan adalah "a.b.c" (3 digit paling kiri). ID host adalah "d" (digit paling kanan)

Kelas D, E: "a" adalah 224 ~ 255. Alamat Kelas D digunakan untuk multicasting. Alamat Kelas E disediakan untuk penelitian ilmiah.

Q3. Berapa banyak ID host dan ID jaringan untuk alamat kelas A, B, C?

Jawaban: Jumlah host / ID jaringan ditentukan oleh jumlah byte yang dialokasikan untuk setiap kelas.

Penggunaan ID Jaringan ID Kelas Host

A: 16,777,216 256 Jaringan sangat besar

B: 65.536 65.536 Jaringan besar

C: 256 16.777.216 jaringan kecil. Masing-masing berisi tidak lebih dari 256 komputer.

Catatan: Di setiap kelas, dua ID host dicadangkan dan tidak dapat ditetapkan ke host: semua 0 bit, semua 1 bit.

Q4. Bagaimana cara menentukan kelas ketika alamat IP disajikan dalam biner?

Jawaban: Kita bisa melihat byte pertama (3 bit paling kiri)

Jumlah left-Leftmost byte a.b.c.d

Kelas paling bit, nilai dalam biner (4-desimal)

A: 1 bit: 0 0xxxxxxx a adalah 0 ~ 127

B: 2 bit: 10 10xxxxxx a adalah 128 ~ 191

C: 3 bit: 110 110xxxxx a adalah 192 ~ 223

Catatan: Hubungan antara alamat yang berkelas dan jaringan tujuan tabel routing lebih jelas saat memainkan animasi pengiring.

Q5. Seberapa baik cara kerja alamat berkelas?

Jawaban: Ini bekerja dengan baik di tahap awal internet ketika tidak ada banyak komputer yang terhubung ke Internet. Namun, mengelompokkan alamat IP dengan panjang tetap dari bit tidak dapat menskalakan dengan baik ketika jumlah jaringan meningkat.

Misalnya, bagaimana cara menetapkan alamat jaringan untuk sekelompok 1000 komputer? Satu jaringan kelas C tidak cukup. Jika mengalokasikan ruang alamat kelas B untuk grup ini, ada 64.536 ID host yang tidak digunakan. Itu sangat sia-sia.

Untuk mengatasi masalah ini, para ilmuwan komputer mendesain alamat IP tanpa kelas (atau subnetting) untuk membagi lebih lanjut ruang alamat yang berkelas menjadi jaringan yang lebih kecil. Dengan cara ini, sekelompok 1000 komputer dapat masuk ke alamat jaringan yang berisi 1024 host.

Untuk mempelajari alamat IP tanpa kelas, lihat tutorial berikutnya: IP subnetting.

Artikel ini adalah FAQ dari animasi interaktif. Konsep lebih mudah dipahami ketika melihat topologi visual, paket, dan tabel dalam animasi ini. Ini tercantum di bawah tautan Eksternal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *